The Old Town Semarang

In 1677-1678, the VOC (Dutch trading partnership) obtained permission from Amangkurat II, King of Mataram, to build a fort on the coast. VOC chose the location at the turn of Kali Semarang to establish a five-pointed fort (vijfhoek). Later, the VOC built a town in the east southeast. The area is the forerunner of Kota Semarang Old Area (KKLS). Between the years 1741-1756, the fort was torn down. Instead, in 1756 stood a new fortress that surrounds the city. The citadel concept lasted for about 68 years. In 1824 the fortress of the city was also thwarted by the rulers of the Dutch East Indies. The KKLS then grew as the administrative and trading center for sugar and other crops. Trade offices, insurance, banks, and foreign trade representatives are established here. Today, there are more than 200 historical buildings in the core KKLS zone. Some of them are directly related to the global sugar industry in the colonial era.

 

The colonial government built a new canal (Nieuwe Havenkanaal), tricking the Semarang River to the northwest toward a new port near the lighthouse of Willem III. The construction of the canal-later better known as Kali Baru-was estimated to be completed between 1870-1872. Kali Baru and the first Semarang-Tanggung railway line (1864-1867), suggesting that Semarang is the center of distribution and administration of agricultural products, especially sugar. From the port of Semarang, shipments are made to the world market. For sugar products, at that time Java was the second largest producer in the world, after Cuba.

 

Translated from the text map by: Reynold Sumayku, take a look for his  portfolio here

The map supported by: Republic of Indonesia Ministry of Education and Culture, and Bukapeta, view more here

 


For sugar products, at that time Java was the second largest producer in the world, after Cuba.


1 Mirandolle Voute & Co. Perusahaan ekspor impor umum, manajemen keuangan dan umum. Tahun berdiri: 1888. 2 Koninklijke Paketvaart Maatschappij. Perusahaan ekspedisi kapal antarbenua. Tahun berdiri: 1917-1918. 3 Consulaat van Noorwegen/Stoomvart Maatschappij “Nederland”. Konsulat Norwegia/Perusahaan ekspor-impor. Tahun berdiri: 1930. 4 Nederlandsche Handel Maatschappij. Bank perdagangan ekspor-impor. Tahun berdiri: 1908. 5 Geo Wehry & Co. Perusahaan ekspor-impor. Tahun berdiri: 1866. 6 Dunlop and Kolf. Perusahaan pialang ekspor-impor. Tahun berdiri: 1911. 7 Consulaat van Engeland/McNeil & Co. Konsulat Inggris/kantor perusahaan alat-alat pertanian. Tahun berdiri: belum diketahui. 8 Semarangsche Handelsvereniging. Lembaga kamar dagang dan industri. Tahun berdiri: 1853. 9 Koloniale Bank. Bank pinjaman dalam bidang industri dan perdagangan. Tahun berdiri: 1881. 10 Van Jacobson Van den Berg & Co. Perusahaan pialang ekspor-impor. Tahun berdiri: belum diketahui.11 De Javasche Bank. Bank untuk sirkulasi uang. Tahun berdiri: belum diketahui.12 Cultuur Maatschappij der Vorstenlanden. Biro yang mengurusi perdagangan, industri, dan pertanian. Tahun berdiri: 1880 13 Spaar Bank. Bank tabungan pemerintah. Tahun berdiri: belum diketahui. 14 Nederlandsche lndische Escompto Maatschappij. Bank pembelian dan penjualan surat-surat berharga (cek), penukaran uang, dan kredit perdagangan. Tahun berdiri: 1912. 15 Firma Erdman & Sielcken. Perusahaan eksportir gula. Tahun berdiri: 1931. 16  Monod Diephuis & Co. Pialang dan eksportir hasil bumi termasuk gula (gedung kantor milik Oei Tiong Ham). Tahun berdiri: belum diketahui. 17 Soesman’s Emigratie, Vendu, en Commissie Kantoor. Perusahaan ekspor-impor kuda dan kantor penyedia jasa pekerja pertambangan dan perkebunan. Tahun berdiri: belum diketahui. 18a NV Kian Gwan. Perusahaan cikal bakal Oei Tiong Ham Concern. Tahun berdiri: belum diketahui. 18b Oei Tiong Ham Concern. Perusahaan industri gula, tapioka, dan karet. Tahun berdiri: belum diketahui. 

19 Butterworth & Co. Perusahaan pengekspor gula, pengapalan, dan asuransi. Tahun berdiri: belum diketahui. 20 Semarangsche Administraties Maatschappij. Perusahaan dagang dalam bidang pertanian, perkebunan, dan industri. Tahun berdiri: belum diketahui. 21 Machine en Werkinghandel Maatschappij “De Vleight”. Perusahaan mesin pabrik industri dan pertanian. Tahun berdiri: 1870. 22a Gudang Borneo–Sumatera Handel Maatschappij (Borsumij). Pergudangan milik Borsumij. Tahun berdiri: 1938. 22b Borneo–Sumatera Handel Maatschappij (Borsumij). Perusahaan ekspor, impor, dan manufaktur. Tahun berdiri: 1938. 23 De Handelsvereniging. Asosiasi ekspor-impor. Tahun berdiri: 1879. 24 NV Maintz’ Productenhandel. Eksportir produk perkebunan dan pertanian. Tahun berdiri: belum diketahui. 25 Hotel Jansen. Bekas bangunan hotel zaman kolonial yang sekarang berupa lapangan. Tahun berdiri: belum diketahui. 26 Hoofdpost Kantoor. Kantor pos utama kawasan ini pada zaman kolonial. Tahun berdiri: 1906. 27 De Javasche Bank. Bank pemerintah kolonial untuk peredaran uang. Tahun berdiri: 1930. 28 Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij. Stasiun kereta NIS, perusahaan kereta api swasta. Tahun berdiri: 1914. 

 

Write a comment

Comments: 0